Tuesday, May 20

Do we change?

Tanggal 20 Mei belum lama berselang, judul yang diusung untuk hari itu pun sangat "wah" SEABAD Hari Kebangkitan Nasional, tapi perayaan itu seolah terasa hambar dari gaungnya yang besar didengungkan media massa dan pemerintah.

Fakta di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya, dimulai dari kegagalan tim Thomas dan Uber mengembalikan Piala lambang supremasi beregu putra dan putri Bulutangkis ke Indonesia, setelah itu meninggalnya tokoh2 'langka' bangsa ini, Sophan Sopyan, Ali Sadikin dan terakhir SK Trimurti secara hampir bersamaan.

Kembali ke bidang olahraga, Timnas Sepakbola dihantam oleh klub juara Bundesliga, Bayern Muenchen yang notabene hanya menyertakan 3 pemain seniornya ke dalam tim yang dibawa ke Indonesia. Hal ini seolah makin menegaskan bobroknya PSSI sebagai pemegang otoritas tertinggi sepakbola di Indonesia.

Pemerintah pun seolah tak mau ketinggalan dengan PSSI, dengan membuat rakyat Indonesia makin terbenam dalam penderitaan dan kekecewaan setelah menaikkan harga BBM 4 hari setelah perayaan Harkitnas, serta beredarnya (lagi) kasus mesum dari Senayan yang melibatkan anggota DPR senior dari Partai yang kita kenal selalu "berjuang"(?)

Kekecewaan terus menerus yang mendera rakyat bangsa ini seolah menantang komitmen kita untuk bangkit. Apakah seruan untuk menggugah kembali nasionalisme bangsa ini hanyalah pemanis atau memang sebuah komitmen dari mereka yang menyerukannya? Apakah bangsa ini harus kembali ke masa 'rezim' hanya untuk mengecap 'nikmatnya' Nasionalisme?

Sebuah bangsa tidak akan bisa berubah tanpa kesadaran bangsa itu sendiri

Saturday, March 29

Basi Mode : ON!

Gile!! Gak gw sangka di awal Tahun 2008, yang sangat gw harapkan sebagai tahun perubahan, blog gw malah nganggur "sesaat" sampai Akhir Maret 2008???!!!

WTF! kalo ingin membicarakan apa saja yang terlewat di benak dan otak gw selama hampir 4 bulan ini, akan ada banyak sekali basa-basi yang tertuang dalam satu tret ini --meski gw gak yakin bakal inget semua-- but you're lucky that i hate to write such a long and meaningless words ;)

What's Up in 2008??
Ada banyak hal, terutama karir... gw bisa sedikit tenang dengan tantangan baru ini, meskipun gw belum tahu apa yang harus dikerjakan tapi gw sangat antusias melihat semangat perubahan yang dibawa oleh perusahaan... They have a goodwill for their vision and mission!

Untuk kehidupan pribadi, tidak ada hal yang lebih menyenangkan selain gw kembali ke kehidupan nomaden gw sebagai penghuni kost, bukannya gw gak cinta sama rumah tapi gw merasa dengan hidup nge-kost ini gw bisa merencanakan dengan lebih baik kehidupan masa depan gw (ceilah), dan anehnya bersamaan dengan itu dorongan untuk menikah makin besar aja --blame that for all my married friends-- padahal gw belum siap apapun secara materi dan immateri... darn!

Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada teman2 saya di Semarang, Jakarta yang baru maupun yang lama atas kehidupan saya di tahun 2007, Tempat kerja saya sebelumnya, mantan supervisor dan Bos saya... especially my latest Group Head (learn a lot from him)... dan tak lupa pada keluarga saya atas dukungan yang diberikan serta dua ponakan gw yang lucu dan imut yang selalu memberikan hiburan (dan bahan kerjaan) saat gw suntuk di rumah...

n Thx God, buat kesempatan hidup yang diberikan sampai saat ini meskipun gw harus gak shalat Magrib --so sorry-- untuk menuliskan kalimat2 bodoh ini...

So Welcome in 2008... and let's start dancin with all my words ;)


<SilyQuestionMode:On>
Ya Allah, apakah boleh aku menghadapMu dalam shalat ku lewat email??
<SilyQuestionMode:Off>