Be Yourself n Work!

"Menaklukan Jakarta" seolah sudah menjadi idiom yang tertanam di kepala setiap orang Indonesia yang bercita-cita mencapai tingkat tertinggi dalam karirnya di negara ini. Jakarta telah menjadi pusat, center of interest, yang menjadi magnet untuk menarik orang-orang terus berdatangan ke dalam dinamika kehidupan didalamnya.

Bagaikan dongeng, Jakarta juga telah menawarkan ilusi-ilusi indah yang telah membuat orang lupa bahwa Jakarta punya neraka yang jauh lebih kejam dibanding kota-kota lain di Indonesia. Tetapi tantangan itu sendiri sudah menjadi candu dalam kehidupan, kita tidak bisa hidup tanpa tantangan kan? kita belajar berjalan, berbicara, berpikir karena kita tertantang melihat kenyataan bahwa orang lain juga bisa melakukan hal itu kan?

Tetapi saat kita berhasil menjawab sebuah tantangan yang hadir adalah sebuah kesombongan, kita ingin menunjukkan "keberhasilan" yang diukur oleh ego kita dan menunjukkannya kepada orang lain dengan harapan mereka juga akan percaya bahwa kita "berhasil". Pamer!

Dan tanpa sadar saat "menunjukkan keberhasilan" itulah kita mulai kehilangan diri kita sendiri, kita mulai termakan oleh ilusi yang mungkin hanya ada dalam pikiran kita sendiri dan perlahan berubah menjadi orang lain.... berubah menjadi apa yang orang harapkan... berubah mengikuti arus sungai yang mengalir... dan kita menjadi lupa... Siapakah saya?

"God has given you one face, and you make yourself another". - William Shakespeare
Satu topeng tidak akan pernah cukup...

Comments

afin said…
kamu ya kamu dam, bukan orang lain
susah jika mengalami hal sperti yang tertulis ini
kalo aku gimana ya?
(jadi garuk kepala deh)
mynameisnia said…
Jakarta masih berasa orba-nya..
Mas kalau jadi orang asing di Jakarta, boleh kontak saya ya. Mau hidup enak di jakarta mah nggak bisa sendirian, harus rame-rame :)
traju said…
balik lg ke semarang aja dam??
aar said…
susah nggak sih tampil jujur apa adanya saja..? atau lebih mudah memakai topeng daripada apa adanya? (*garuk-garuk kepala*) :)

Popular posts from this blog

Numa - Numa Fever

Hari yang Aneh