Be Precious or Be "Lucky"

Kalo kita denger kata emansipasi pikiran kita pasti tertuju sama penyama rataan hak antara perempuan dan laki2 dimana dalam hal ini perempuan lebih banyak menuntut untuk hal ini karena mereka merasa menjadi korban dari sistem yang patriarkis

Gw ada satu contoh kasus yang unik dalam masalah emansipasi terutama yang berhubungan dengan "s3kzuil" (karena hal ini yang biasanya memposisikan perempuan sebagai korban)

Debra Lafave, wanita ini menjadi sorotan media di Amerika Serikat sana karena dilaporkan oleh muridnya (cowok berumur 14 tahun) karena melakukan hubungan seks dengannya (lebih dari satu kali). Dalam hal ini sang bocah menjadi korban karena telah (dipaksa?) berhubungan seks dan yang paling terutama dia masih dibawah umur.

Beberapa komentar menyatakan bahwa sesungguhnya bocah ini bukanlah korban tapi "bocah yang beruntung". Gw sendiri berpendapat sama... Mana mungkin bocah itu yang menjadi "korban" apalagi Debra sendiri cukup cantik n hot. Dan faktanya, hal itu dilakukan lebih dari sekali.

Coba kalau misalnya gender Debra dan sang bocah dibalik. Apapun yang terjadi pasti kita akan menganggap bahwa "si lelaki" lah yang salah tak peduli seberapa gantengnya dia dan bahkan walau "itu" dilakukan atas dasar suka sama suka!!

Ini membuktikan bahwa secara "naluriah" kita (manusia) menyadari perbedaan antara laki-laki dan perempuan dan sekarang tergantung bagaimana kita menyikapi perbedaan itu. Karena bagaimanapun juga (sekali lagi) secara NALURI perempuan itu memang lebih BERHARGA dari laki-laki

Comments

kristee said…
itu mah tetep aja pelecehan seksual.soalnya si bocah melakukannya dgn kepaksa.perempuan lebih berharga dari laki2?masih stereotip ya?
Avante said…
Wah... gw rasa tu anak gak merasa terpaksa ngelakuinnya deh...

coba aja liat link2 yg gw kasih... umur 14 tahun gitu loh... di Amrik lagi... dah ngerti lah yg gitu2an....

kecuali kalo anak SD mungkin lain soal kali yee

Popular posts from this blog

Numa - Numa Fever

Hari yang Aneh