Kita Merdeka tapi tidak Bebas!

Zaman sekarang bisa dibilang zamannya kebebasan, gak percaya? silahkan dikonfrontasikan bagaimana cara sebagian besar manusia hidup di zaman dahulu dengan para manusia yang hidup di zaman ini. Di zaman ini setiap orang bisa lebih bebas mengemukakan pendapat, pikiran, bertingkah laku, berpakaian dan akan terus untuk berjuang mendapatkan kebebasan pada hal-hal lainnya. Manusia mengenal kata kebebasan karena telah terlebih dahulu merasakan kata terjajah. Para pejuang bangsa bahkan begitu rela untuk menukar nyawanya demi sebuah kebebasan mengucap kata MERDEKA! Tetapi satu pertanyaan terbesit apa sih kebebasan itu?

Di kepala saya, kebebasan adalah suatu perasaan dimana kita bisa merasakan rasa aman dan nyaman untuk bisa bertindak sesuai keinginan kita. Siapa sih orang yang tidak ingin memiliki kebebasan di saat mereka bisa melakukan apa saja yang mereka inginkan? Dengan tawaran menggiurkan seperti ini tentu saja banyak orang yang tertarik dengan apa saja yang bisa didapatkan melalui sebuah kebebasan. Bahkan sebagian orang menjadikannya sebuah paham dan para pejuang kebebasan ini menyebutnya paham Liberal.

Tetapi yang seringkali kita lupakan disaat kita menuntut kebebasan adalah diri kita sendiri... Manusia. Kenapa? karena manusia sudah dikenal luas akan nafsunya yang tidak pernah puas. Nafsu inilah yang pada akhirnya akan membuat sebuah kebebasan bagi satu orang manusia menjadi suatu penindasan bagi manusia lain. Nuf sed, sudah cukup banyak contohnya untuk hal-hal ini dan saya gak mau panjang lebar disini. Jadi, seperti sudah sering disimpulkan banyak orang kebebasan itu haruslah bertanggung jawab. Sehingga seharusnya orang yang menuntut kebebasan adalah orang-orang yang berjiwa besar dan berani bertanggung jawab.

Pertanyaan muncul lagi, tapi bukankah tanggung jawab itu adalah sesuatu yang mengikat dan yang namanya ikatan itu berarti kita tidak bebas kan? Hmmm, entahlah... Sepertinya memang tidak pernah ada kebebasan yang sejati di dunia ini.

Comments

boku_baka said…
Fertamaxx! ™

Benar! katanya sudah merdeka, tapi kok saya nggak punya pacar?

(*jam 1 malam, udah rada error..*)
Dendi said…
jaman dulu sekali malah tidak ada aturan yang mengikat manusia. Tidak ada batas negara, tidak ada perjanjian proliferasi nuklir, tidak ada protokol kyoto, tidak ada kuhp,kuhap.
bebas banget tuh.!
oh ya, saya juga kok belum punya pacar?
Avante said…
@Budi & Dendi :
Ini komen apa promosi diri yah? ^o^
Astrid said…
hmm...kebebasan yg bertanggung jawab...kayanya sesudah reformasi 98 juga indonesia lagi euphoria sama segala sesuatu yg berjudul kebebasan..tanpa merhatiin bates"nya =(
Sisca said…
kita menyebutnya bebas bersyarat..hehehe kayak dipenjara aja.

Menurut sisca merdeka bersama adalah bagaimana kita menggunakan hati kita, agar orang lain tidak merasa terjajah :)

Popular posts from this blog

Numa - Numa Fever

Hari yang Aneh